Menghitung ROI proyek digital dengan cara yang masuk akal
Setiap proyek digital menimbulkan pertanyaan yang sama: apakah ini sepadan dengan biayanya? Menjawabnya tidak membutuhkan model keuangan yang rumit, tetapi membutuhkan kejujuran tentang apa yang diharapkan berubah.
Mulai dari nilai yang bisa diukur
Cari dampak yang bisa diangkakan. Berapa jam kerja yang dihemat per minggu? Berapa pesanan tambahan yang mungkin masuk? Berapa kesalahan yang berkurang? Kalikan dengan nilai rupiahnya, sekalipun hanya perkiraan kasar.
Manfaat yang sulit diukur, seperti citra merek, boleh dicatat terpisah. Jangan dijadikan satu-satunya alasan.
Hitung biaya secara utuh
Biaya bukan hanya pembuatan awal. Masukkan semua komponen supaya perbandingannya adil.
- Biaya pengembangan dan desain.
- Hosting, lisensi, dan layanan pihak ketiga.
- Perawatan dan perbaikan selama beberapa tahun.
- Waktu internal tim untuk menyiapkan konten dan pelatihan.
Gunakan tiga skenario
Buat perkiraan konservatif, realistis, dan optimistis. Jika proyek masih masuk akal pada skenario konservatif, keputusan lebih aman. Jika hanya layak pada skenario optimistis, pertimbangkan ulang atau perkecil cakupannya.
Catat asumsi di balik tiap angka agar bisa diuji setelah proyek berjalan.
Periode pengembalian
Selain persentase ROI, hitung berapa lama biaya kembali. Proyek yang kembali dalam enam bulan berbeda risikonya dengan yang butuh tiga tahun. Sesuaikan dengan kondisi keuangan dan rencana usaha Anda.
Prinsip
Angka yang jujur dengan asumsi terbuka lebih berguna daripada angka presisi dengan dasar yang kabur.
Tinjau setelah rilis
Kembali ke perkiraan awal tiga dan enam bulan setelah peluncuran. Bandingkan dengan kenyataan. Selisihnya adalah pelajaran berharga untuk keputusan investasi berikutnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Ya, tanpa komitmen. Kami balas dalam 1×24 jam kerja.
Tentang Tim AnabisolutionsStudio digital dari Pekanbaru yang mengerjakan website, aplikasi, dan sistem untuk klien di Riau dan sekitarnya.
Anabisolutions

