Mengamankan wp-config.php: pengaturan penting untuk situs WordPress
File wp-config.php berisi kredensial database dan kunci keamanan, sehingga harus dilindungi paling ketat. Tiga langkah dasarnya adalah mematikan editor file di dasbor, memakai kunci acak yang unik, dan membatasi izin file. Semua langkah ini cukup dengan beberapa baris konfigurasi.
Pengaturan apa yang paling penting di wp-config.php?
Pengaturan terpenting adalah DISALLOW_FILE_EDIT, kunci autentikasi (salts), dan WP_DEBUG yang dimatikan di produksi. Ketiganya menutup celah umum dengan usaha kecil.
- DISALLOW_FILE_EDIT bernilai true menghapus editor tema dan plugin dari dasbor sehingga penyerang yang masuk tidak bisa mengubah kode lewat browser.
- Kunci autentikasi dan salts menjadikan cookie login sulit dipalsukan. Buat yang baru lewat layanan resmi di api.wordpress.org/secret-key/1.1/salt.
- WP_DEBUG bernilai false di produksi mencegah pesan galat membocorkan jalur server dan struktur kode.
- FORCE_SSL_ADMIN bernilai true memaksa login dan dasbor memakai HTTPS.
Bagaimana dengan lokasi dan izin file?
WordPress bisa membaca wp-config.php yang diletakkan satu tingkat di atas folder publik. Memindahkannya keluar dari akar web membuat file ini tidak bisa diunduh langsung seandainya konfigurasi server salah.
Untuk izin file, banyak panduan hosting menyarankan 640 atau 600 agar hanya pemilik akun yang dapat membaca. Sesuaikan dengan kebijakan penyedia hosting Anda dan jangan pernah memakai 777.
Ganti kunci setelah insiden
Jika dicurigai ada akses tidak sah, ganti seluruh salts. Semua pengguna akan otomatis keluar dan harus login ulang.
Langkah menerapkannya
- Backup file wp-config.php sebelum diedit.
- Tambahkan DISALLOW_FILE_EDIT dan perbarui salts.
- Pastikan WP_DEBUG bernilai false di server produksi.
- Periksa izin file lewat FTP atau panel hosting.
- Uji login dan dasbor untuk memastikan tidak ada yang rusak.
Setelah selesai, simpan salinan konfigurasi yang sudah aman di pengelola kata sandi atau repositori privat, tanpa kredensial database di dalamnya jika repositori dibagikan.
Ringkasan dan langkah berikutnya
Konfigurasi aman bukan pekerjaan sekali jalan. Tinjau ulang setiap pindah hosting atau setelah ada pergantian staf teknis.
- Waktu pengerjaan: sekitar 20 menit.
- Izin file yang umum disarankan: 640 atau 600.
- Frekuensi tinjauan: setiap 6 bulan.
- Rujukan: panduan Hardening WordPress di wordpress.org/documentation.
Topik terkait yang bisa Anda baca berikutnya: daftar periksa keamanan WordPress, mematikan XML-RPC, mengelola kunci API dan rahasia, dan mengamankan akses admin WordPress.
Kesalahan yang perlu dihindari
Jangan menaruh kredensial database di repositori publik, jangan membiarkan WP_DEBUG menyala di produksi, dan jangan memakai kunci acak yang sama di banyak situs. Kunci yang dipakai ulang berarti satu kebocoran membuka semua situs.
Pertanyaan singkat seputar topik ini
Apa pengaturan terpenting di wp-config.php?
DISALLOW_FILE_EDIT, kunci autentikasi yang unik, dan WP_DEBUG yang dimatikan di produksi. Ketiganya mudah diterapkan dan menutup celah umum.
Bolehkah wp-config.php dipindah keluar folder publik?
Boleh. WordPress otomatis mencarinya satu tingkat di atas folder instalasi, sehingga file tidak dapat diunduh langsung dari web.
Pertanyaan yang sering muncul
Ya, tanpa komitmen. Kami balas dalam 1×24 jam kerja.
Tentang Tim AnabisolutionsStudio digital dari Pekanbaru yang mengerjakan website, aplikasi, dan sistem untuk klien di Riau dan sekitarnya.
Anabisolutions

