Peran pengguna WordPress: perbedaan Administrator, Editor, Author, dan lainnya
WordPress memiliki enam peran bawaan: Super Admin, Administrator, Editor, Author, Contributor, dan Subscriber. Berikan setiap orang peran terendah yang masih memungkinkan mereka bekerja. Prinsip hak akses minimum ini mengurangi dampak jika sebuah akun diretas atau dipakai secara keliru.
Apa perbedaan peran pengguna di WordPress?
Setiap peran punya sekumpulan kemampuan (capabilities) yang berbeda. Semakin tinggi perannya, semakin besar kuasa atas situs.
- Administrator: mengelola semuanya, termasuk plugin, tema, dan pengguna lain.
- Editor: menerbitkan dan mengelola semua entri, termasuk milik orang lain.
- Author: menerbitkan dan mengelola entri miliknya sendiri.
- Contributor: menulis entri tetapi tidak bisa menerbitkannya.
- Subscriber: hanya dapat mengelola profilnya.
- Super Admin: hanya ada di jaringan multisite, mengelola seluruh jaringan.
Perbedaan paling krusial ada pada kemampuan memasang plugin dan mengubah tema. Hanya Administrator yang bisa melakukannya, sehingga akun ini paling berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.
Bagaimana membagi peran dalam tim?
Gunakan pola sederhana: pemilik situs atau developer sebagai Administrator, redaktur sebagai Editor, penulis tetap sebagai Author, dan penulis tamu sebagai Contributor agar tulisannya ditinjau dulu.
Batasi jumlah Administrator. Satu atau dua akun sudah cukup untuk kebanyakan situs. Setiap akun Administrator tambahan adalah target baru bagi penyerang.
Akun vendor sebaiknya sementara
Jika agensi atau freelancer membutuhkan akses admin, buat akun atas nama mereka dan nonaktifkan setelah pekerjaan selesai.
Praktik pengelolaan akun yang baik
- Gunakan kata sandi unik dan autentikasi dua langkah untuk Editor ke atas.
- Tinjau daftar pengguna setiap 3 bulan dan hapus akun yang tidak aktif.
- Jangan memakai nama pengguna admin atau nama situs sebagai login.
- Gunakan plugin pengatur peran hanya jika perlu peran kustom, misalnya Penyunting SEO.
Ringkasan dan langkah berikutnya
Audit pengguna Anda hari ini. Anda mungkin menemukan akun lama dengan hak admin yang tidak lagi dipakai siapa pun.
- Peran bawaan: 6, termasuk Super Admin untuk multisite.
- Jumlah Administrator ideal: 1 sampai 2.
- Frekuensi audit akun: setiap 3 bulan.
- Rujukan: dokumentasi Roles and Capabilities di wordpress.org.
Topik terkait yang bisa Anda baca berikutnya: mengamankan akses admin WordPress, hak akses pengguna dalam aplikasi, alur editorial untuk tim konten, dan daftar periksa keamanan WordPress.
Kesalahan yang perlu dihindari
Kesalahan terbesar adalah memberi semua orang peran Administrator demi kemudahan. Kesalahan lain adalah membiarkan akun mantan karyawan tetap aktif. Akun tak terpakai sering menjadi pintu masuk karena tidak ada yang memantaunya.
Pertanyaan singkat seputar topik ini
Berapa jumlah Administrator yang ideal?
Satu sampai dua akun sudah cukup untuk kebanyakan situs. Setiap akun Administrator tambahan menambah risiko jika kredensialnya bocor.
Peran apa untuk penulis tamu?
Gunakan Contributor. Penulis bisa menulis draf, tetapi tulisannya baru terbit setelah ditinjau Editor atau Administrator.
Pertanyaan yang sering muncul
Ya, tanpa komitmen. Kami balas dalam 1×24 jam kerja.
Tentang Tim AnabisolutionsStudio digital dari Pekanbaru yang mengerjakan website, aplikasi, dan sistem untuk klien di Riau dan sekitarnya.
Anabisolutions

